Ruang Lingkup dan Keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran Lulusan
Oleh: Mukhsin, S.Pd.I., M.PdKa. Prodi PAI STAI Al Furqan Makassar
Pendahuluan
Mata kuliah Dasar-dasar Pendidikan merupakan fondasi utama bagi mahasiswa program studi kependidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, dalam memahami konsep, prinsip, dan hakikat pendidikan. Sebagai mata kuliah pengantar, ia tidak hanya memberikan bekal konseptual, tetapi juga menanamkan landasan filosofis, sosiologis, psikologis, yuridis, dan religius yang akan menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu pendidikan lebih lanjut. Pendidikan pada hakikatnya adalah usaha sadar yang terarah untuk membentuk manusia seutuhnya, sehingga pemahaman dasar-dasar pendidikan menjadi syarat mutlak bagi calon pendidik maupun praktisi pendidikan.
Selain itu, keberadaan mata kuliah ini juga memiliki keterkaitan erat dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), baik pada ranah sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Oleh karena itu, kajian awal tentang pengantar mata kuliah ini penting untuk menjelaskan ruang lingkup, tujuan, serta kontribusinya dalam pembentukan kompetensi lulusan yang religius, profesional, dan berkarakter.
Pembahasan
1. Pengantar Mata Kuliah Dasar-dasar Pendidikan
Dasar-dasar Pendidikan adalah mata kuliah yang membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai hakikat pendidikan, fungsi, tujuan, dan peran pendidikan dalam membentuk manusia serta peradaban. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diarahkan untuk mampu memahami bagaimana pendidikan berjalan sebagai proses internalisasi nilai, pengembangan potensi, dan transfer ilmu. Ia juga menjadi pintu masuk untuk mengenal disiplin ilmu pendidikan secara lebih mendalam, seperti filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, manajemen pendidikan, dan kurikulum.
2. Ruang Lingkup Dasar-dasar Pendidikan
Ruang lingkup kajian Dasar-dasar Pendidikan cukup luas, meliputi:
-
Hakikat pendidikan, baik secara terminologis maupun filosofis.
-
Tujuan dan fungsi pendidikan, baik dalam perspektif nasional maupun Islam.
-
Landasan pendidikan, mencakup filsafat, psikologi, sosiologi, hukum, dan agama.
-
Komponen pendidikan, seperti pendidik, peserta didik, kurikulum, metode, media, evaluasi, serta lingkungan pendidikan.
-
Proses pendidikan, sebagai upaya transformasi nilai, ilmu, dan keterampilan.
-
Isu kontemporer pendidikan, meliputi globalisasi, digitalisasi, multikulturalisme, dan tantangan moral.
Dengan cakupan ini, mata kuliah Dasar-dasar Pendidikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif, karena mendorong mahasiswa untuk menghubungkan konsep-konsep dasar pendidikan dengan realitas praktik pendidikan di sekolah, madrasah, maupun masyarakat.
3. Keterkaitan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Mata kuliah Dasar-dasar Pendidikan memiliki peran signifikan dalam mendukung pencapaian CPL yang telah dirumuskan program studi. Setidaknya terdapat empat CPL utama yang sangat relevan dengan mata kuliah ini:
-
Sikap religius, moral, dan kepedulian sosial – mahasiswa diharapkan mampu menempatkan pendidikan sebagai proses kemanusiaan yang menghargai nilai agama, moral, serta keberagaman.
-
Penguasaan prinsip-prinsip dasar pendidikan dan nilai Islam – mahasiswa mampu memahami konsep dasar pendidikan dalam perspektif umum dan Islam serta mengintegrasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
-
Kemampuan komunikasi lisan dan tulisan – mahasiswa terlatih untuk mengemukakan gagasan akademik terkait pendidikan dalam bahasa yang baik, baik secara verbal maupun tertulis.
-
Kemampuan analisis dan pengambilan keputusan – mahasiswa dibekali keterampilan menganalisis isu pendidikan dengan data sahih serta mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pembelajaran.
Dengan demikian, Dasar-dasar Pendidikan berfungsi sebagai mata kuliah kunci yang menjembatani pemahaman mahasiswa terhadap hakikat pendidikan sekaligus menjadi landasan bagi pencapaian CPL dalam keseluruhan proses pendidikan tinggi.
Kesimpulan
Mata kuliah Dasar-dasar Pendidikan merupakan pondasi penting bagi mahasiswa dalam memahami hakikat, ruang lingkup, dan landasan pendidikan. Ruang lingkup kajiannya mencakup aspek filosofis, sosiologis, psikologis, yuridis, dan religius, yang kesemuanya berperan membentuk pemahaman komprehensif tentang pendidikan. Lebih jauh, mata kuliah ini memiliki keterkaitan erat dengan CPL program studi, khususnya dalam membangun sikap religius dan etis, penguasaan prinsip-prinsip pendidikan, kemampuan komunikasi akademik, serta keterampilan analisis pendidikan. Oleh karena itu, penguasaan materi pada pertemuan pertama ini menjadi pijakan awal bagi mahasiswa untuk menapaki kajian lebih mendalam dalam studi pendidikan dan praktiknya di lapangan.
Daftar Pustaka
Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur: ISTAC.
Dewey, J. (2004). Democracy and education. New York: Dover Publications.
Hasbullah. (2015). Dasar-dasar ilmu pendidikan (14th ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Jalaluddin, & Idi, A. (2012). Filsafat pendidikan: Manusia, filsafat, dan pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muhaimin. (2016). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Nata, A. (2012). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Noddings, N. (2005). Philosophy of education (2nd ed.). Boulder, CO: Westview Press.
Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan pendidikan: Pengantar untuk memahami kebijakan pendidikan dan kebijakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
UNESCO. (2015). Rethinking education: Towards a global common good? Paris: UNESCO Publishing.
Zuhairini, dkk. (2014). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar